Suasana Jadul Lampu Petromak, Aneka Godokan dan Susu Jahe

Beberapa waktu lalu, saya benar-benar seperti berada di masa lalu ketika melihat seorang penjual di sekitar Kampus UIN Syarif Hidayatullah.

Penjual apa itu? Susu jahe dan aneka godogan seperti kacang tanah, jagung dan ubi. Menariknya, untuk penerangan jualannya menggunakan petromak. Alat penerangan jaman dulu di kampung.

Kalau tidak salah sekitar jam 10 malam, saya akhirnya mampir untuk membeli susu jahe dan ubi godok. 

Sayangnya, letaknya dipinggir jalan. Jadi, tentu masih kurang nyaman. 

Di bawah lampu petromak era jadul, saya jadi teringat di kampung zaman dulu kala. 

Ingatan saya langsung ke almarhum bapak yang dulu sering menyalakan petromak untuk pergi ke sawah. Kadang juga untuk aktivitas 'ngobor" ikan. 

Godogan

Petromak

Saya sempat ngobrol panjang lebar. Salah satunya, saya tanya tentang mengapa memilih pakai petromak? Kenapa tidak pakai lampu masa kini yang banyak dijual di luaran sana misalnya yang metode charge?

"Untuk menjaga suasananya agar tampak zaman dulu mas," Jawabnya singkat.

Baca juga:
Yang lebih membuat saya terkejut adalah ternyata untuk membeli kaos lampu petromaknya ternyata dia beli dari kampungnya? Konon katanya di daerah Tangerang Selatan tidak ada yang menjual.
"Lah, emang belinya di mana pak," Tanyaku singkat. 
"beli di kampung, Sindang Laut, Cirebon," Jawabnya. 
Wow.....luar biasa.

Bagaimana menurut teman-teman?

Posting Komentar untuk "Suasana Jadul Lampu Petromak, Aneka Godokan dan Susu Jahe "