Catatan Kerja#51 Fokus Penghapusan Aset Koleksi Cetak
Ada banyak yang harus dibenahi di perpustakaan tempat saya mengais rezeki.
Saya sudah pernah menuliskan, salah satunya metadata katalog daring yang masih kurang lengkap, duplikat konten, dan belum sinkron dengan database inventaris (baca di sini.)
Nah, kali ini juga saya sedang berproses untuk menghapus aset koleksi cetak buku, khususnya yang berasal dari pembelian. Emang asal koleksinya dari apa saja? Baca di sini.
Apa kategori koleksi yang akan dihapus?
- Isi sudah tidak relevan/kadaluarsa
- Terlalu banyak eksemplar
- Tingkat pemanfaatan rendah
Kenapa sih harus dihapus? Target jangka panjangnya adalah mulai mengurangi koleksi cetak dan beralih ke kolesi digital.
Saat ini masih sistem hibrid, di mana koleksi cetak masih mendominasi dibanding digital.
Ke depan, saya fokuskan koleksi konten lokal ketenaganukliran versi digital, rak-rak kayu bisa berkurang sehingga ada space ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk CWS (co-working space).
Tapi, bukan sekedar itu, yang jelas ke depan koleksi harus mudah diakses untuk para pegawai selama 24 jam.
Kalau sudah versi digital, maka isinya (konten pengetahuan dan informasi) juga akan lebih mudah dimanfaatkan misalnya dengan menggunakan bantuan AI.
Kegiatan di atas, memang yang bersifat administratif, tapi bagi saya penting agar mudah dalam mengelola data-data perpustakaan di masa yang akan datang.
Kalau teman-teman pustakawan punya target dan cerita apa?

Posting Komentar untuk "Catatan Kerja#51 Fokus Penghapusan Aset Koleksi Cetak"