Kenapa Berangkat dan Pulang Kerja Jalan Kaki?

Berangkat kerja jalan kaki bukan sekonyong-konyong terjadi, tapi melalui sebuah proses panjang. 

Disclaimer dulu, bukan hanya jalan kaki, tapi lebih ke kombinasi. 

Jadi, dari rumah naik motor, titip di stastiun krl. 

Lanjut, naik krl commuter line. 

Tim Jaki BAPETEN

Nah, turun di Stasiun Tanah Abang, baru jalan kaki menuju kantor.

Berapa km? Sekitar 3,2 km-an, tepatnya ke Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. 

Kenapa sih berangkat kerja jalan kaki? Bahkan, bukan hanya berangkat, tapi pulangnya juga. Apa alasanya? 

Bagaimana prosesnya? 

Dimulai dari periksa ke dokter terkait sakit punggung. Setelah, melalui berbagai pemeriksaan, dokter menyarankan agar sering gerak. Pada saat bersamaan, lutut juga kadang sakit ketika naik tangga stasiun krl.

Solusi dari dokter juga agar renang atau fisioterapi. Ikut Fisioterapi sekitar 2 mingguan mix renang. 

***

Seiring berjalannya waktu, renang gak bisa dilakukan setiap hari. Saya berpikir keras, apa yang bisa dilakukan setiap hari sembari kerja tanpa biaya? Jalan kaki solusinya.

Di sisi lain, saya mencoba mulai jalan dengan tujuan awal membuat konten vlog (baca di sini) sekaligus mengurangi ongkos angkot alias lumayan irit.

Dulu, hanya dilakukan setiap hari jumat saja ketika berangkat kerja. Akhirnya bertambah, seminggu 2 kali (saat itu masih WFH era menjelang new normal covid, 2022). 

***

Lalu, jalan kaki bukan hanya ketika berangkat, tapi juga ketika pulang. Seringnya di Jalan Sudirman, Jakarta. Dari kantor naik Busway, Stasiun Harmoni turun di Dukuh Atas, lanjut jalan kaki menuju ke Stasiun Sudirman. 

tim jaki bapeten

Lambat laun, mulai bertambah. Jalan kaki bukan hanya seminggu sebanyak 2 kali, tapi setiap hari. Ditambah ketemu teman se-visi, semakin menggelora hingga membuat komunitas pejalan kaki (Tim Jaki BAPETEN). 

Tujuan jalan kaki-pun makin mantap. Bukan sekedar ngonten, bukan sekedar ngirit, melainkan ingin sehat. 

Itu!!!!

Ingin Sehat. 

Setidaknya sekarang, sakit punggung sudah mulai sembuh, lutut ok, tidak lagi nyeri ketika naik tangga stasiun krl. Alhamdulillah. 

4 tahun berjalan. Semoga tetap konsisten. Aamiin.

Kalau teman-teman punya cerita terkait jalan kaki?

Posting Komentar untuk "Kenapa Berangkat dan Pulang Kerja Jalan Kaki?"