Kerja Sampingan Mahasiswa: Pengalaman Tempo Dulu

Advertisement
Tahun 2001 saya mulai merantau ke Jogja untuk menimba ilmu di kota pelajar yang terkenal dengan makanan gudegnya itu. Dari sekian kota besar yang ada di Indonesia ada dua alasan mengapa saya memilih Kota Yogyakarta. Pertama, karena ada kakak saya yang lebih dulu singgah di Jogja dan kedua karena Jogja terkenal sebagai kota yang menawarkan biaya hidup murah. Alasan yang kedua tersebut merupakan sejalan denganku sebagai seorang anak petani, dimana sebisa mungkin pengeluaran untuk keperluan hidup selama merantau dapat ditekan dengan sekecil-kecilnya. Untuk menyiasati itu, maka saya harus berpikir ulang bagaimana caranya agar bisa mendapatkan biaya hidup tambahan untuk keperluan sehari-hari. Satu yang terbesit dalam pikiranku ketika itu: "Saya harus mencari kerja sampingan". Inilah yang akan kucoba ceritakan diblogku ini mengenai pengalaman tempo dulu saat masih menjadi mahasiswa, yakni kuliah sambil bekerja. Sebenarnya selain kerja sampingan paruh waktu juga berbisnis kecil-kecilan. Khusus untuk pengalaman bisnis saat menjadi mahasiswa akan saya tuliskan secara terpisah diposting selanjutnya.

Hal pertama yang terpikirkan secara tidak sengaja adalah ketika moment kesepian mendera dikamar kos yang sepi berdinding triplek, maka saya mulai berpikir untuk menyibukan diri dengan aktivitas dikampus. Saat itu, mulailah saya bermain ke gelanggang mahasiswa UGM dan mecari informasinya satu persatu dari mulai unit kegiatan olah raga seperti bulu tangkis, boli voli, badminton, sepak bola, karate, pencak silat, dll. Kemudian unit kegiatan mahasiswa kesenian seperti marching band, teater, gama band,dll. Ada juga unit kegiatan mahasiswa dibidang kerohanian misalnya masjid kampus. Selanjutnya ada juga unit kegiatan mahasaiswa khusus misalnya badan penerbit mahasiswa (balairung), satmenwa, mapagama, dan Koperasi "KOPMA UGM.

Nah pada unit kegiatan mahasiswa yang terakhir itulah, akhirnya saya tertarik untuk berlabuh hingga menjadi seorang part time di Perpustakaan Koperasi "KOPMA UGM" bersama teman karibku yang berasal dari Purwokerto. Berikut tiga kerja sampingan paruh waktu yang pernah saya lakukan ketika masih menjadi mahasiswa. Tiga pekerjaan sampingan ini masih berkaitan dengan jurusan studiku yang saya ambil ketika itu.

Perpustakaan Koperasi "KOPMA UGM"
Sebenarnya selain menyediakan lowongan part time (paruh waktu) di perpustakaan, Koperasi Mahasiswa "KOPMA UGM" juga menyediakan lowongan part time sebagai pramuniaga dan penjaga tas di Toko Swalayan milik Koperasi "KOPMA UGM". Saya memilih diperpustakaan karena merasa sesuai dengan jurusan kuliahku saat itu. Gaji perbulannya cukup lumayan untuk menyambung hidup beberapa minggu. Selain part time, jika mau juga tersedia lowongan sebagai pengurus koperasi yang tentu saja gajinya lebih besar jika dibandingkan dengan sebagai karyawan part time.

Tips: Bagi kalian para mahasiswa yang ingin kerja sampingan cobalah aktif di unit kegiatan mahasiswa koperasi karena selain dapat bekerja juga sekaligus bisa belajar bisnis. Saya tidak tahu di setiap perguruan tinggi besar lainnya apakah sama seperti di UGM yang membuka lowongan part time. Tapi menurut saya unit kegiatan koperasinya tidak berbeda jauh, pasti ada aktivitas yang kurang lebih sama seperti dikampusku.

Saya berambut gondron bersama teman - teman di Perpustakaan Koperasi "KOPMA UGM"
Perpustakaan Pribadi Profesor Sejarah UGM
Ada banyak manfaat aktif di kegiatan unit mahasiswa seperti koperasi. Selain menambah uang di dompet, belajar bisnis dan yang paling penting adalah menambah jaringan pertemanan. Dari sinilah saya bermula bisa bekerja paruh waktu di Perpustakaan Pribadi almarhum Prof. Dr. Teuku Ibrahim Alfian, M.A karena adanya jaringan pertemanan yang terjlin baik. Seperti biasa saya bekerja di perpustakaan pribadi milik guru besar sejarah UGM ini bersama teman karibku satu kelas dan satu rekan kerja di perpustakaan Koperasi "KOPMA UGM".

Selama bekerja di perpustakaan pribdi milik pak Prof. Alfian itu, ada banyak kisah yang tak terlupakan misalnya sering berdikusi ketika makan sore dengan pak prof, nasihat-nasihat bijaknya, dan pengalaman lainya seperti menulis buku dan opini media massa. Sungguh sebuah anugerah yang luar biasa saya bisa bersanding bersama guru sejarah UGM yang katanya sudah pernah mengelilingi hampir semua negara di dunia ini.

Tips: Jangan remehkan jaringan pertemanan. Carilah teman sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan cara aktif di organisasi kampus. Disana kita akan banyak bertemu dengan teman-teman yang berbeda latar belakang, jurusan, karakter dan  budayanya.

Persewaan Komik "Asterix"
Kerja sampingan menjadi penjaga di persewaan komik "Asterix" berawal dari teman yang lebih dulu telah bekerja di persewaan komik tersebut. Temanku itu kebetulan dipercaya menjadi pengelola persewaan komik yang terletak di  Jalan Babarsari, Tambak Bayan, Sleman. Atas rekomendasi teman itulah saya bisa bekerja paruh waktu menjaga persewaan komik. Pelangganya hampir semuanya mahasiswa dan mahsiswi yang yang sedang kulih di UPN, Amikom dan UII. Mungkin saat ini, bisnis persewaan komik banyak yang gulung tikar karena makin mudahnya akses internet dan makin banyaknya smartphone atau tablet yang dimiliki para mahasiswa. Sehingga untuk sekarang banyak yang membcaa komik via online.

Tips: Lagi-lagi karena jaringan pertemanan yang dijalin dengan baik akan membawa rezeki yang tidak disangka-sangka. Untuk itu tetap jaga silaturahim dengan teman-teman kita dimanapun kita berada. Apalagi sebagai seorang anak perantauan.

Peluang Kerja Sampingan Lainya
Tiga pekerjaan sampingan diatas adalah murni pengalaman pribadiku tempo dulu. Sebenarnya masih banyak peluang kerja sampingan lainya  khusus untuk para mahasiswa yang tidak menggangu waktu perkuliahan. Sebagai contoh sehabat karibku juga bekerja sebagai penjaga warnet. Pekerjaan lainya misalnya penjaga rental VCD / DVD film dan musik, software, penjaga toko komputer, dan lain sebagainya.

Saat ini dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, maka akan terbuka lebar untuk para mahasiswa dalam mencari penghasilan tambahan. Bahkan tidak harus bekerja pada orang atau perusahaan melainkan bekerja  secara mandiri misalnya ngeblog dan membuka toko online. Keduanya sering disebut sebagai salah satu bisnis internet marketing yang bisa dilakukan dengan modal minim atau bahkan tanpa modal. Insya Allah, secara khusus saya akan tulis peluang mencari penghasilan tambahan untuk mahasiswa dengan cara ngeblog atau membuka toko online.

Salam blogger pustakawan

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kerja Sampingan Mahasiswa: Pengalaman Tempo Dulu"