7 Ciri Tulisan Blog Bermanfaat

Advertisement
Bermanfaat dan berkualitas. Dua kata itu akan selalu disandingkan untuk alasan para blogger ketika menulis diblognya. Bermanfaat tentunya relatif. Artinya setiap tulisan yang dibaca seseorang itu tidak semuanya dianggap bermanfaat karena akan dipengaruhi pola pikir, kebutuhan setiap pembacanya dan waktu. Contoh, ketika ada mahasiswa sedang mengerjakan tugas untuk membuat makalah tentang "budaya orang minang". Lalu dia menemukan tulisan dari seorang blogger yang memang asli orang minang dan  membahasnya secara mendetail berdasarkan kenyataan yang ia alami selama tinggal dan hidup di tanah minang. Maka, mahasiswa tersebut, bisa saja akan mengatakan bahwa tulisan blogger dari minang itu akan bermanfaat karena banyak mengandung informasi bahkan pengetahuan yang dibutuhkannya untuk keperluan mengerjakan tugas.

Tulisan blogger bermanfaat
Namun, akan menjadi merasa tidak bermanfaat jika tulisan blogger dari minang itu dibaca oleh orang yang sedang mencari seputar dunia informasi otomotif.  Tetapi tunggu dulu, ada kemungkinan orang yang sedang mencari informasi tentang otomotif itu akan mempunyai pola pikir yang berbeda. Bisa saja ia memiliki pola pikir yang lebih terbuka. Dalam artian walaupun yang ia cari mengenai informasi dunia otomotif, akan tetapi ia akan merasa bermanfaat setelah membaca tulisan tentang "budaya orang minang" tersebut karena dengan begitu ia menjadi tahu tentang sistem sosial "budaya orang minang".

Lantas, dengan berjalannya waktu, tanpa disangka orang tersebut telah ditugaskan dari kantornya ke tanah minang. Kalau sudah demikian, kira-kira apa yang dalam benak pikiran orang tersebut? Bersyukur karena pernah membaca tulisan "budaya orang minang" itu atau malah justru menyesal karena pernah mambacanya? Setidaknya pengetahuan dari membaca tentang "budaya orang minang" itu akan bermanfaat ketika sudah tinggal dan bersosialisasi bersama orang-orang minang. Inilah manfaat yang dipengaruhi dari sisi waktunya.

Menyoal tulisan berkualitas, kira-kira apa parameternya? Apakah perlu profesor atau doktor yang menilainya? Masa iya tulisan diblog yang dianggap berkualitas harus dibaca dulu sama seorang doktor atau profesor? Tentu tidak bukan? Satu yang mungkin bisa menjadi patokan adalah pertama, tulisan berkualitas itu harus benar-benar asli karya kita sendiri. Jadi, bukan hasil copi paste milik orang. Jika bersumberkan milik orang lain, maka harus jelas referensi dan mengetahui tata cara menyitirnya. Kedua, parameter tulisan yang berkualitas juga bisa dinilai dari sisi manfaat. Jadi kembali lagi ke sisi manfaat yang ditulis oleh seorang blogger. Sehingga sangat jelas, tulisan berkualitas akan dipengaruhi dengan sisi manfaatnya. Oleh karenanya, agar memudahkan para blogger semua, kira-kira apa saja ciri-ciri tulisan yang bermanfaat itu? Kita tentu tidak mau menulis tanpa ada sisi manfaatnya bukan? Karena itu akan membuang-buang waktu saja. Belum lagi, tulisan yang tidak bermanfaat itu tidak akan mengandung investasi. (baca: Jadikan Tulisan di Blogmu Itu Investasi).
Tulisan blogger berkualitas
Menurut hemat saya ada 7 ciri tulisan blog yang bermanfaat. Sebagai pengecualian untuk tulisan-tulisan diblog yang membahas tentang religi sudah pasti dikatakan bermanfaat dengan catatan berdasarkan agama dan keyakinannya masing-masing. Saya sebagai orang muslim setiap tulisan khusus tentang agama Islama itu pasti mengandung manfaat karena itu menuntun kita ke jalan yang lurus. Namun demikian, perlu diperhatikan juga tulisan-tulisan agama Islam yang dipublish diblog harus berdasarkan sumber  yang terpercaya. Tulisan-tulisan tentang religi itu tidak sambarangan karena harus berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist yang shahih.

Mengandung ilmu pengetahuan & pengetahuan (common sense)
Seringkali masyarakat awam mencampuradukan bahawa antara ilmu pengetahuan dan pengetahuan (common sense) itu sama. Padahal dari keduanya memiliki banyak perbedaan. Menarik dengan silabus mata kuliah yang berjudul Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Kemanusiaan dan Budaya yang ditulis oleh Heru Basuki, dekan fakultas Psikologi Universitas Gunadarma tentang pengertian ilmu pengetahuan dan pengetahuan (common sense). Menurut beliau ilmu pengetahuan adalah kerangka konseptual atau teori uang saling berkaitan yang memberi tempat pengkajian dan pengujian secara kritis dengan metode ilmiah oleh ahli-ahli lain dalam bidang yang sama, dengan demikian bersifat sistematik, objektif, dan universal. Sedangkan pengetahuan adalah hasil pengamatan yang bersifat tetap, karena tidak memberikan tempat bagi pengkajian dan pengujian secara kritis oleh orang lain, dengan demikian tidak bersifat sistematik dan tidak objektif serta tidak universal.

Blog-blog yang mengandung ilmu pengetahuan biasanya milik para dosen, peneliti, guru, mahasiswa dan semua orang-orang yang bergelut dalam dunia pendidikan. Kontennya tentu saja berisi dari hasil penelitian yang dilakukannya. Oleh karena itu biasanya bersifat ilmiah dan lebih serius. Blog-blog seperti ini biasanya memang minim pengunjung akan tetapi dari sisi manfaatnya sangat besar.

Sedangkan blog-blog yang berisi pengetahuan (common sense) masih bisa dibuat oleh siapa saja. dalam common sense upaya untuk mendapatkan pengetahuan hanya melalui pengamatan dan panca indera. Sehingga seringkali tidak diuji secara empirik. Kontennyapun dapat dipengaruhi oleh emosi atau perasaan.

Memberikan informasi yang benar
Melimpah ruahnya informasi (information overload ) di dunia maya tak pelak membuat banyak penerima pesan harus selektif dan hati-hati. Diperlukan kecerdasan dalam memilih mana informasi yang benar dan mana informasi yang penuh dengan kebohongan. Sebagai blogger, tulisan yang mengandung manfaat itu salah satunya harus berdasarkan informasi yang benar. Informasi yang samar-samar dengan tujuan hanya berisi trik-trik untuk memancing pengunjung blog, pada dasarnya hanya akan merusak blogger itu sendiri karena pembaca akan merasa kecewa misalnya karena tulisannya yang banyak mengandung unsur kebohongan, fitnah yang dapat mengadu domba antar pembaca.

Memberikan motivasi
Tulisan-tulisan diblog yang mengandung motivasi biasanya akan memberikan semangat tersendiri bagi para pembacanya. Misalnya seorang blogger yang menulis tentang semangatnya mencari beasiswa, semangat menjalani hidup yang penuh cobaan atau bahkan kisah tentang seseorang yang pantang menyerah dalam melakukan wirausaha hingga ia berhasil. Diblog ini saya sering menuliskan artikel yang bisa memberikan motivasi kepada pembacanya misalnya kisah Ahmad Ataka (baca:Ahmad Ataka: Dari Penulis Fiksi Hingga Beasiswa ke Universitas Oxford ) atau baca: 8 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Dari Raeni Sang Wisudawati Terbaik. Di bidang bisnis misalnya baca: Sukses Bisnis Mainan Tradisional Perahu Klotok.

Memberikan inspirasi
Selain memberikan motivasi, tulisan blogger yang penuh manfaat seharusnya bisa juga memberikan inspirasi bagi pembacanya. Kontennya berisi ide-ide atau gagasan yang bisa memberikan ide baru lagi bagi setiap penikmat tulisannya. Sehingga ada kekuatan dari kata-kata yang ditorehkan di dalam tulisannya itu. Membuat tulisan yang dapat menginspirasi pembacanya tentu tidak mudah. Namun, kita sebagai blogger harus yakin bahwa itu bisa kita lakukan selama kita tidak menutup diri dari saran dan kritik dari setiap pembaca.

Bahasa mudah dipahami
Perlu diingat, seberapa bagus ide, gagasan, atau opini yang kita tulis namun jika bahasanya sulit dipahami, maka ini sangat disayangkan. Menulis pada dasarnya adalah menyampaikan pesan berupa ide, gagasan, informasi, opini dan lain sebagainya kepada pembaca sehingga dapat dimengerti. Untuk itu perlu bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Seringkali blogger memasukan istilah-istilah asing yang menurutnya itu akan menambah kualitas tulisannya. Padahal, itu belum tentu akan dapat dipahami oleh setiap pembaca. Akibatnya pesan yang disampaikan menjadi salah tafsir.

Ada hikmah bagi pembaca

Pengalaman adalah guru terbaik karenanya tulisan-tulisan diblog yang banyak menceritakan tentang kisah-kisah yang penuh hikmah masuk dalam kategori tulisan yang bermanfaat. Begitu pentingya sebuah hikmah karena akan membuat seseorang manjadi termotivasi. Banyak pembaca-pembaca blog diluar sana yang terbuka pikirannya setelah membaca tulisan yang mengandung hikmah dan nasehat bijak.

Memberikan pencerahan

Tulisan yang memberikan pencerahan biasanya masuk dalam ranah blog-blog religi. Selain itu bisa juga mengenai psikologi manusia. Namun demikian, pencerahan juga bisa untuk blog-blog teknologi karena membuat orang menjadi tahu bahkan bisa memanfaatkannya. Artinya blog-blog berisi tutorial yang menejelaskan langkah demi langkah sehingga pembaca menjadi paham. Sebenarnya apapun kategori blog itu, tulisan yang memberikan pencerahan tentu saja akan membuat pembaca mempunyai keputusan untuk segara bertindak. Tulisan-tulisan yang menawarkan solusi dan pertimbangan bagi pembacanya ini juga sangat bermanfaat.

Nah kawan-kawan, 7 ciri tulisan bermanfaat diatas setidaknya bisa menjadi bahan pertimbangan kita ketika akan menulis diblog. Ingin menjadi blogger? Ingat dua kata kunci utamanya yaitu berkualitas dan bermanfaat karena sejatinya dua kata itulah yang akan mengantarkan kita kelak menjadi blogger sesungguhnya. Blogger yang bermanfaat bagi pembacanya. Semoga....

Salam pustakawan blogger

Referensi
Basuki, Heru.A.M, Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Kemanusiaan dan Budaya, Jakarta: Universitas Gunadarma, 2006

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "7 Ciri Tulisan Blog Bermanfaat"