Dari Herlando al-Ghazali Hingga Faeyza Fikri Maulana

Advertisement
“Sebuah Nama Adalah Do'a Yang di Berikan Orang Tua Kepada Anaknya ”
Sudah tiga hari ini saya tidak posting di blog tercintaku ini. Maklumlah selama tiga hari itu, saya sedang di sibukkan untuk mempersiapkan kelahiran anak kedua. Jadilah target untuk memposting satu hari satu artikel untuk bulan ini tidak tercapai. Walau demikian, saya tetap ingin berbagi kebahagiaan melalui sebuah tulisan yang sederhana ini.

Faeyza Fikri Maulana
Faeyza Fikri Maulana
Tiga hari yang lalu, Alhamdulillah anak kedua saya lahir secara normal dengan jenis kelamin laki-laki, berat 3.7 kg dan panjang 51 cm. Anak keduaku lahir pada hari minggu tanggal 8 September 2013, jam 12.05 di Rumah Sakit Permata Pamulang.

Menjelang proses kelahiran, saya benar-benar khewatir apakah anak kedua ini bisa dilahirkan secara normal atau melalui operasi sesar. Namun, Alhamdulillah berkat do'a para orang tua, sanak famili dan teman-teman semua pada akhirnya proses persalinan berjalan secara normal. Sungguh sebuah nikmat Allah yang tak terkira.

Faeyza Fikri Maulana
Faeyza Fikri Maulana
Dokter spesialis kandungan yang menangani proses kelahiran istriku adalah dr. Teti Ernawati, SpOG. Beliau tidak hanya praktek di Rumah Sakit Permata Pamulang saja. Belakangan saya baru tahu kalau beliau juga praktek di Rumah Sakit Bhinneka Bhakti Husada, Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah, Klinik Prima Medika pondok Ranji, dan mungkin tempat lainya. Iseng-iseng ingin tahu tentang dr. Teti Ernawati, secara tidak sengaja saya membaca blog anaknya disini yang bercita-cita ingin jadi dokter juga.

Herlando al-Ghazali
Ketika anak pertama lahir, istriku yang memberikan namanya. Kini setelah anak keduaku lahir, saya yang harus memberikan namanya. Pada awalnya saya merencanakan sebuah nama yaitu Herlando al-Ghazali. Herlando adalah nama yang konon kabarnya akan diberikan bapakku sebelum nama kecil saya yaitu sirad sebelum berganti menjadi Murad. Nama herlando mempunyai arti negeri prajurit. Sedangkan al-Ghazali adalah nama dari saya sendiri karena mengingatkanku pada buku favoritku "Ihya 'Ulumuddin" yang ditulis oleh imam besar yaitu Imam al-Ghazali. Saat itu saya sedang rajin membaca buku itu untuk pencerahan. Saat berkontemplasi, saya merasa antara Herlando dan al-ghazali tidak ada keterkaitan makna yang utuh. Sehingga menjelang sebulan sebelum kelahiran tiba-tiba saya merubah rencana untuk nama itu. Padahal saat itu nama Herlando al-ghazali memang sudah saya usulkan sejak istriku belum ada tanda-tanda sedang mengandung.

Pemimpin Intelektual Sukses
Sekitar sebulan sebelum anak kedua lahir, saya telah menemukan nama baru yang menurutku nama ini memiliki arti saling terkait secara utuh. Nama tersebut adalah Faeyza Fikri Maulana. Ketiganya, berdasarkan referensi yang saya baca berasal dari bahasa arab. MAULANA adalah nama saya sendiri yang diberikan oleh bapakku; artinya adalah tuanku, sebuah gelar kehormatan bagi para nabi, ulama besar, dan sufi. MAULANA juga bisa di artikan sebagai imam atau pemimpin. FIKRI mempunyai arti pemikiran dan FAEYZA bearti Sukses, hidupnya meningkat.

Sebagai orang awam dalam bahasa arab, saya tidak tahu apakah arti nama tersebut telah sesuai dengan kaidah bahasa arab atau tidak. Yang jelas, arti nama diatas secara utuh saya tafsirkan yaitu seorang pemimpin intelektual sukses yang hidupnya meningkat. Pemimpin dalam skala kecil adalah yang ada dalam keluarga ketika kelak sudah membina biduk rumah tangganya. Sukses disini bukan hanya dalam arti yang sempit misalnya memiliki banyak harta, seperti orang-orang persepsikan pada umumnya, melainkan memiliki arti luas yaitu sukses menguasai ilmu agama maupun pengetahun yang bisa bermanfaat bagi dirinya maupun untuk orang lain. Intelektual disini adalah anak yang selalu berpikir jernih, ia seorang yang cerdas, cendekiawan, mencintai ilmu pengetahuan sehigga melahirkan pemikiran-pemikiran untuk kemajuan peradaban manusia . Kira-kira seperti itulah harapan saya sebagai orang tua, semoga bisa menjadi Pemimpin Intelektual Sukses seperti namanya "Faeyza Fikri Maulana". Amin...

Untuk teman-teman di FB semua, saya ucapkan terima kasih atas segala doanya.

 

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Dari Herlando al-Ghazali Hingga Faeyza Fikri Maulana"