Refleksi Ngeblog 11 Tahun: Satu Atap Dua Dunia

Advertisement
11 tahun sudah saya menggeluti dunia blog. Memang tak terasa, begitulah kalau dijalani dengan senang hati, apapun itu, alhamdulillah tak jadi beban, malah justru mengasyikan.

Saya mengenal blog sejak tahun 2007. Saat itu platform blogger milik Google yang saya gunakan. Selanjutnya, merambah ke Drupal dan juga Wordpress. Sempat mencoba Joomla, tapi gak lama.

Bagi saya, blog persis seperti seorang teman. Blog menjadi tempat curahan saya mulai dari yang bahagia, sedih, bahkan lucu.

Blog sangat berpengaruh bagi aktivitas saya sebagai pustakawan dan rencananya dihari blogger nasional, 27 Oktober ini, sebagai rasa syukur, saya ingin mempersembahkan sebuah buku gratis (ebook) untuk para pembaca siapapun. Buku ini saya tulis terkait pengalaman saya selaku pustakawan dan blogger. Tapi, untuk sementara ini, masih belum saya bagikan. Kemungkinan sekitar awal Nopember.

Blog menghiasi perjalanan hidup saya, khususnya dalam dunia kepenulisan. Blog menjadi tempat saya berlatih menulis sehari-hari. Blog menjadi pundi-pundi keuangan untuk keluarga saya. Blog menjadi tempat saya berkontemplasi, menyimpan ide, gagasan, menjadi ruang untuk perubahan, nasihat diri, pendek kata blog telah banyak menemani sisi kehidupan saya sebagai pustakawan.

Selama ngeblog, kurang lebih saya sudah menerbitkan lima buku termasuk nanti yang akan saya bagikan secara gratis. Buku yang kelima ini bercerita perjalanan saya selama latihan menulis dari yang sebelumnya mengenal blog hingga fokus ke blog itu sendiri. Dari zaman mahasiswa hingga sudah bekerja sebagai pustakawan. Buku ini diterbitkan oleh perpustakaan tempat saya bekerja dan harapan saya ada setitik manfaat untuk para pembaca.


Judul buku yang akan saya bagikan adalah Satu Atap Dua Dunia: Secarik Kisah Pengalaman Menulis Pustakawan Blogger. Untuk sinopsis, Insya Allah akan saya tulis diposting selanjutnya sekaligus saya bagikan tautan untuk mengunduhnya.

Salamat Hari Blogger Nasional
Kereta Cirebon Ekspress, 27 Oktober 2018

Salam,
Pustakawan Blogger

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Refleksi Ngeblog 11 Tahun: Satu Atap Dua Dunia"