40, Asam Urat, dan Air Putih
Orang bilang menginjak usia 40 atau dimulai kepala 4 itu harus mulai banyak perubahan.
Dari cara berpikir, pola hidup, sampai ke pola makan.
Usia 40 dikatakan bahwa usia kematangan berpikir seseorang.
Rasul tercinta, Nabi Muhammad, Saw. juga diangkat menjadi rosul pada usia 40. Konon, karena usia itu adalah dianggap sudah mempunyai kematangan berpikir, fisik dan spiritual.
Usia 40 sering kali juga dianggap layaknya memulai hidup baru.
Tak heran, dalam kacamata islam misalnya, usia 40 itu harus mulai banyak berbenah. Misalnya dari sisi ibadahnya. Itu pernah saya bahas dalam buku berjudul Rahasia di Balik Usia 40 Tahun: Langkah-Langkah Penting dan Praktis Menyambut Usia 40 Agar Bekal Amal Lebih Maksimal Menuju Tujuan Final, karya dari Dr. Ahmad Annuri, M.A.
Ok, itu terkait dari sisi religi.
Bagaimana dari sisi kesehatan? Tentu itu juga harus menjadi perhatian.
Umumnya, semakin tua, maka ada banyak kelemahan fisik yang dialami. Oleh karenanya, pola makan harus mulai dijaga karena sistem metabolisme tubuh kita tidak sama dengan sebelumnya waktu muda.
Pola hidup sehat harus rajin berolah raga agar tetap bugar.
Ada yang bilang, banyolan dalam kehidupan sehari-hari, usia di atas 40 ketika ketemu teman, maka salah satu topik pembicaraanya adalah berapa tensimu? berapa kadar gula darahmu? berapa kolesterolmu? berapa asam uratmu? dan sejenisnya yang terkait (Ha..ha..ha..)
Kok bisa begitu? Ya, mungkin berdasarkan pengalaman.
Asam Urat
Ok, sekarang terkait pengalaman saya nih. Menyoal asam urat yang membuat saya kaget. Untuk definisi, teman-teman cari sendiri ya. Di era digital ini, mudahlah cari informasi terkait asam urat.
Jadi, tanggal 4 Juli 2026 lalu, saya coba cek kesehatan gratis di Puskesmas Pamulang.
Salah satu hasilnya yang bikin kaget adalah terkait asam urat. Hasilnya 8mg/dl. Katanya sudah melebihi batas maksimal (7mg/dl) untuk laki. Untuk perempuan 6mg/dl.
Saya kaget, kok bisa?
Padahal, saya tidak berasa apa-apa. Kata dokter, banyak yang asam uratnya tinggi juga tidak merasakan apa-apa.
Lantas, apa penyebabnya dong? Kata dokter bisa dari sistem fungsi ginjal yang sudah menurun, banyak konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi.
Saya langsung mengingat-ingat apa saja yang saya makan ya!
Dokter menjelaskan kembali, pendek kata, sementara ini yang harus dihindari mengkonsumsi makanan yang berpurin tinggi misal kaya aneka seafood udang, ikan laut, jeroan, daging merah, fruktosa. Banyak minum air putih minimal 2-3 liter perhari (balik lagi bergantung pada kondisi masing-masing individu). Saya langsung teringat ikan tongkol yang saya rutin konsumsi.
Lalu saya dikasih obat. Namanya allopurinol, diminum saat menjelang tidur.
Selama tiga hari saya minum, setelahnya saya berhenti. Saya coba terapkan menjaga pola makan saja.
Nah, tanggal 18 Juli 2026, saya coba cek lagi, tapi menggunakan alat sendiri (masih diragukan ketapatan hasilnya, tentu berbeda dengan yang dari laboratorium, pengambilan sampel darah lebih banyak), dan hasilnya sekitar 6mg/dl.
Alhamdulillah, senang dong, eit, tapi itu hanya sebagai jaga-jaga sendiri saja. Agar lebih meyakinkan, sepertinya saya harus cek ke laboratorium, setidaknya 2 bulan lagi.
Oh ya, saking penasaran, saya coba tanya chatgpt untuk asam urat itu biasanya yang diserang bagian apa? Karena belum pernah mengalami dan hanya mendengar cerita dari teman-teman saja. Hasilnya seperti ini gambarnya:
Catatan: setiap manusia secara alami itu memproduksi asam urat, cuma karena berlebih, ini yang tidak baik.
Jadi, yang saya lakukan: menjaga pola makan, banyak minum air putih, puasa senin dan kamis.
Obat gimana? Ya itu, sementara saya minum 3 hari pertama itu, setelahnya saya berhenti. Kalau masih tinggi, baru mungkin saya akan minum obat rutin. Itu skenarionya.
Kalian punya pengalaman terkait asam urat?
Update: sepertinya saya baru paham, dahulu ketika belum diperiksa cek kesehatan gratis, setelah mencoba mengingat-ingat dan melihat gambar dengan seksama, sesekali, saya pernah merasakan di lutut, terasa ditusuk-tusuk jarum kecil, dalam bahasa jawa ngecis dan panas, mungkin itu kali serangan asam urat. Hanya sebentar sih, gak sering juga. Sepertinya itu alarm dari tubuh juga.

Posting Komentar untuk "40, Asam Urat, dan Air Putih"