Matinya sumur, PDAM, dan Nurani

Manajemen untuk segala aspek memang penting. Manajemen keuangan, manajemen pengetahuan, manajemen risiko, manajemen sdm, manajemen air. Khusus yang terakhir itu, pernah saya tuliskan terkait perkembangan sumur hingga jayanya PDAM di buku saya berjudul Merangkai Makna Tersembunyi: Sepenggal Kisah dari Kampung Mangga. Kemungkinan Gen Z tidak lagi mengenal sumur, bisa jadi mereka lebih mengenal Tiktok. 

Sumur

PDAM kini sudah menjadi perusahaan daerah. Konon katanya pelayanan terbaik terus digalakan. Sementara itu, di beberapa media sosial, selalu ada dua kubu. Memuji dan menghujat. Konon, ada banyak keluhan dengan berbagai permasalahan yang ada, termasuk dalam hal open bidding pejabatnya. Entahlah. 

Yang penting manajemen air harus profesional, benar-benar untuk rakyat, bebas kepentingan individu dan golongan. Sumur mati, tapi jangan sampai nurani ikut mati. 

Posting Komentar untuk "Matinya sumur, PDAM, dan Nurani "