Mau Idealis di Plat Merah, Apa Bisa?

Sebagai orang yang bekerja di plat merah dari 2006 hingga sekarang, tentu banyak pengalaman pahit dan manisnya.

Pengalaman itu sejatinya bisa dijadikan himkah atau sekaligus renungan berharga.

Lantas, bagaimana dengan saya? Ada banyak pastinya. Dari sekian, ada satu hal yang kadang saya masih terus berkontemplasi. Apa itu? Tentang sikap idealis saya yang tak terjaga. 

plat merah

Kenapa bisa demikian? Pertama, karena saya bukan orang yang jelas-jelas kuat untuk menjaga itu. Kedua, lingkungan dan rekan kerja sering kali membuat itu menjadi 'lumer' persis seperti es krim yang lama tak di hisap. Ketiga, kadang hirarki yang tak mendukung. Dalam arti, saya ada diposisi yang tak asyik. Gimana saya menceritakannya? Sepertinya kalau saya masih di lingkup plat merah itu akan susah. 

Nah, sesekali dalam pikiran saya, mau idealis di plat merah itu apakah bisa? Saya sering terjerembab dalam lumpur kecuali kalau saya menjauh dari kubangan yang berlumpur itu.

Sepertinya itu...

Komentar