Habibie dan Ibu Maimunah: Selamat Jalan Sang Pembuat Pesawat Terbang

Siapa yang tidak tahu Habibie? Seorang mantan Presiden Indonesia (1998-1999). Seorang yang bisa membuat pesawat terbang, sang Mr.Crack. Bapak teknologi yang cerdas dan jenius. Selain itu juga dijuluki sebagai bapak demokrasi yang relegius. Nama lengkapnya adalah Bacharuddin Jusuf Habibie atau sering disingkat B.J. Habibie. Lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936.

Saya sendiri mengenal sosok Habibie pertama kali adalah dari guru agama SD saya. Namanya Ibu Maimunah.

Kalau tidak salah, saat itu saya masih kelas 3 SD. Ibu Maimunah sering kali menyebut nama Habibie sebagai role model untuk menggapai cita-cita.

"Anak-anak jadilah seperti Pak Habibie. Beliau benar-benar jenius bisa membuat pesawat terbang," ujar Bu Maimunah berapi-api.

"Pak Habibie itu hebat. Kemana-mana selalu membawa tasbih, beliau tak henti-hentinya berdzikir. Dekat dengan Allah. Puasa sunahnya rajin," lanjutnya.

Kala itu, satu kelas benar-benar dibuat kagum oleh sosok yang namanya Habibie. Saya hanya terdiam, terperangah, terkagum-kagum dengan yang diceritakan oleh Ibu Maimunah.

Saya membayangkan, keren banget nih orang bisa membuat burung besi. Zaman itu, melihat pesawat terbang diangkasa saja terheran-heran. Kok bisa ya besi segede itu bisa terbang?

Sampai-sampai kalau ada pesawat terbang melintasi saat sedang bermain bersama teman-teman, maka yang dilakukan bersama teman-teman adalah memanggilnya sembari berteriak keras dan berjingkrak-jingkrak.

"Pesawat-pesawat minta uangnya," teriak anak-anak berbarengan.

Sungguh saat itu terheran-heran dan bahagia melihat pesawat terbang diangkasa yang terlihat kecil. Kendati jaraknya begitu jauh, tapi tetap saja, anak-anak dengan riang memanggilnya.

Satu hal yang patut diingat, ketika melihat pesawat terbang, maka yang terlintas dipikiran adalah sosok Habibie.

Sosok Habibie juga begitu meresap pada mainan pesawat terbang. Setiap melihatnya, para orang tua pasti berceloteh "Itu Pak Habibie yang buat."

Tidak berhenti disitu, hingga sekarang saya masih terngiang-ngiang dengan lagu yang dilantunkan oleh Iwan Fals berjudul Oemar Bakri, di salah satu bait liriknya terselip, "Oemar Bakri... Bikin otak orang seperti otak Habibie"

Luar biasa, betapa sosok Habibie begitu membekas dari saya kecil hingga sekarang. Ada banyak kisah dari seorang Habibie, terutama tentang semangat kerja keras dan motivasi hidupnya. Beliau adalah sosok yang bisa menjadi contoh sebagai insan sukses karena suka membaca seperti Bung Hatta.

Alhamduillah, biografi tentang Habibie berupa film dan buku pun sudah tersedia sehingga bisa menjadi pembelajaran untuk generasi muda Indonesia. Sungguh beliau seorang manusia yang penuh dengan karya yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat.

Hari Rabu, 11 September 2019, sekitar 18.05 WIB, seluruh rakyat Indonesia berduka karena sosok yang berjasa besar itu telah pulang, dipanggil yang maha kuasa dalam usia 83 tahun. Selamat jalan sang pembuat pesawat terbang. Semoga tenang di alam sana, diterima semua amal ibadahnya oleh Allah SWT. Al-fatihah.
Buku tentang Habibie
Buku-buku tentang Habibie
Terima kasih buat Ibu Maimunah yang sudah pernah mengenalkan dan sering menceritakan sosok Habibie ketika SD dulu kala.

Salam,
Pustakawan Blogger

Posting Komentar untuk "Habibie dan Ibu Maimunah: Selamat Jalan Sang Pembuat Pesawat Terbang"