Tiga Penyakit Blogger Pemula Ketika Menjadi Pemburu Dollar

Di suatu kesempatan, saya pernah memaparkan tentang bisnis internet marketing kepada teman-teman kantorku. Salah satu jenisnya adalah ngeblog. Berdasarkan alasan yang menurut saya rasional kenapa memilih ngeblog adalah pertama, modal kecil yang diperlukan hanya sebuah domain dengan harga murah. Kedua, saya hobi menulis walaupun masih amatir. Ketiga, hanya diperlukan banyak membaca ketika menulis dan terakhir bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menggangu pekerjaan utama. Akan tetapi, belakangan saya mempunyai impian ngeblog menjadi sebuah pekerjaan utama bukan lagi sebagai sampingan (semoga). Selama kurang lebih delapan tahun ngeblog, banyak teman-teman yang tertarik untuk ikut mencobanya. Sayangnya ketika banyak teman-temanku baru terjun ke dunia blogging untuk mencari dollar, maka seringkali mereka terjebak dalam arus lingkaran setan yang tak berujung dan seringkali tidak disadarinya. Kondisi tersebut saya anggap sebagai penyakit blogger pemula ketika menjadi pemburu dollar.

Kurang lebih ada tiga penyakit blogger pemula ketika telah menjadi pemburu dollar.  Tiga penyakit ini kasusnya selalu saya temukan dan hampir semuanya memiliki kesamaan. Saya menyingkatnya menjadi TS.

Tidak Sabar, Ingin Cepat Dapat Hasil
TS yang pertama  adalah tidak sabar, ingin cepat dapat hasil. Beberapa temanku yang baru terjun didunia blog dengan tujuan mencari dollar, maka selalu ia tanyakan kira-kira perlu waktu berapa bulan untuk membangun sebuah blog baru lalu bisa menghasilkan penghasilan rutin setiap bulannya? Biasanya akan saya ceritakan pengalaman saya terdahulu ketika pertama kali  baru terjun ke dunia blog selama tiga tahun yang tidak pernah menghasilkan uang kecuali lelah dan letih. Namun semua itu kuanggap sebagai bagian dari proses yang patut saya syukuri. Cerita tentang perjalananku tentang hal tersebut bisa dibaca disini: Refleksi Ngeblog 7 Tahun: Dollar, Buku dan Biaya Haji Emak (2013).

Disisi lain saya juga selalu menceritakan tentang teman saya yang berhasil mendapatkan dollar dari ngeblog dengan periode waktu yang lebih cepat, tidak selama yang pernah saya alami hingga 3 tahun. Kurang dari setahun ada teman saya yang berhasil bisa mendapatkan dollar dari ngeblognya walaupun sempat putus harapan karena beberapa hal. Sehingga menurut hemat saya kasus setiap orang dalam mendapatkan dollar ketika ngeblog itu berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang mendasarinya. Diantaranya sebagai berikut:
  • Tingkat pengetahuan teknis seseorang mengenai komputer dan internet. Bagi yang sudah mempunyai modal dasar menguasai dua komponen itu, maka ini akan menjadi mudah dan cepat ketika orang tersebut terjun ke dunia blog.
  • Motivasi ngeblog yang terus dipelihara. Saat saya ngeblog, jujur tidak ada teman yang memotivasi untuk terus bertahan ketika selama 1 tahun tidak menghasilkan dollar yang diharapkan. Saya sempat vakum dan tidak melanjutkannya kecuali menjadi blogger idealis. Saya tidak mempunyai teman dekat untuk bertukar pikiran tentang tips-tips ngeblog untuk mencari dollar . Komunitas di daerah yang belajar ngeblog bersamapun masih jarang ditemui. Padahal seseorang bisa bertahan ngeblog itu salah satunya karena sering bertemu dengan teman seperjuangan, sering bertukar pikiran, ada komunitas terdekat yang sering mengadakan pertemuan, bahkan hingga saling memotivasi antar blogger yang lain. Itulah yang sebenarnya dapat memberikan semangat besar sehingga berdampak pada produktivitas ngeblog yang terpelihara. Oleh karena itu, adanya forum dan komunitas-komunitas itu penting sekali apalagi kalau ada teman-teman dekat yang secara bersamaan menggeluti dunia blogging.
  • Kemampuan menulis. Blogger pemula yang sama sekali tidak terbiasa dengan aktivitas menulis, maka akan sedikit lama untuk bisa menghasilkan dollar melaui blog. Salah satu temanku misalnya. Hingga sekarang 4 tahun berlalu belum bisa menghasilkan dollar sehingga pada akhirnya vakum. Alasan utamanya dikarenakan ia susah sekali untuk menulis. Padahal untuk bisa menulis harus terus berlatih setiap hari. Aristoteles mengatakan "bisa itu karena terbiasa". Beberapa tips agar bisa menulis versi saya bisa dibaca disini: Tips Bagaimana Agar Bisa Menulis atau Cara Saya Membuat atau Menulis Artikel di Blog
Tidak Sabar, Ingin Cepat Visitor Banyak
TS yang kedua adalah tidak sabar, ingin cepat visitor banyak. Salah satu temanku bertanya tentang blognya. Katanya mengapa visitor blognya tidak ada. Kemudian saya tanya balik mengenai umur blognya, sudah berapa total jumlah artikelnya, sehari berapa kali update posting,  dan apakah tulisannya benar-benar original. Temanku menjawab umur blognya baru dua bulan. Jumlah artikelnya baru dua. Postingnya jarang dan tulisannya copi paste dari website atau blog sana sini. Ya ampun!!!, seandainya kita main logika saja, sangat jelas bagaimana bisa mendatangkan visitor apabila umur blognya belum lama, jumlah artikelnya sedikit, itu juga jarang update dan ditambah copi paste artikel orang lain.

Pengalaman saya sendiri murni menulis saja dengan umur blog 6 bulan dan posting setiap hari minimal satu hari satu artikel. Itu baru terlihat tanda-tanda ada visitor walau masih bisa dihitung dengan jari. Perbandingannya apalagi blog seperti temanku, apa mungkin bisa mendatangkan visitor banyak klo blognya saja statis? Ini yang saya maksud masih terjebak arus yang tidak disadari, sebuah lingkaran setan yang tak berujung. Padahal, jika kita mau bersabar dan cobalah konsisten untuk setiap hari posting minimal satu hari satu artikel, maka saya yakin dalam waktu 6 bulan visitor akan berdatangan terutama dari search engine. Itu dilakukan murni misalnya tanpa harus blogwalking, mencari backlink, bahkan tanpa share di jejaring sosial. Apalagi jika dioptimisasi, maka akan semakin bertambah dashyat. Optimisasi disini berhubungan dengan praktek ilmu SEO (Search Engine Optimization) pada blog kita. Tapi menurut hemat saya bagi blogger pemula, lebih baik menulis rutin saja. Boleh juga memikirkan SEO sebagai pengenalan awal. Insya Allah, dilain waktu akan saya tulis tentang SEO.

Logika saya sederhana, semakin banyak artikel dalam suatu blog maka akan menambah variasi kata kunci yang terindeks oleh mesin pencari dalam hal ini misalnya Google dan Yahoo. Asalkan tulisan yang kita buat benar-benar merupakan murni karya kita. Boleh saja mengambil konten artikel persis dari blog atau website lain namun tidak semuanya dan jangan lupa cantumkan sumbernya.

Tidak Sabar, Akhirnya Vakum
TS yang ketiga adalah tidak sabar, akhirnya vakum. Blog mati tidak pernah update. Biasnya bosan, jenuh sehingga banyak alasan untuk tidak melanjutkannya lagi. Blogger pemula pemburu dollar seringkali konsep pemikirannya diawali dengan pola pengen cepat dapet hasil dan banyak visitor. Padahal menurut hemat saya ini mustahil akan terjadi. Seharusnya hal pertama yang perlu ditanamkan dalam mindset kita adalah bagaimana motivasi ngeblog ini dapat terpelihara terus. Ada semangat yang membara ketika menjalaninya. Dari motivasi ini akan menghasilkan produktivitas yang luar biasa misalnya akan semakin rajin menulis.

Sekali lagi saya ingatkan, tiga TS diatas adalah seperti lingkaran setan tak berujung. Sebagai contoh seringkali orang malas ngeblog karena alasan minim visitor dan tidak memperoleh dollar. Disisi lain juga sebaliknya, bagaimana mau mendapatkan visitor jika malas untuk membuat artikel sehingga jarang update secara berkala. Lantas bagaimana mendapatkan hasil yang diharapkan kalau visitor saja masih dihitung dengan jari. Padahal peluang menghasilkan dollar adalah karena banyaknya visitor yang mengunjungi blog kita. Sedangkan peluang mendatangkan visitor melimpah juga karena banyaknya artikel berkualitas yang dapat memperkaya variasi kata kunci (keyword) dalam blog sehingga bisa bersaing di mesin pencari. Untuk lebih jelasnya silahakan perhatikan gambar dibawah  ini:
Tiga Penyakit Blogger Pemula Ketika Menjadi Pemburu Dollar
Solusi
Melihat gambar diatas sangat jelas solusinya harus memutus mata rantai TS, yakni dengan cara pertama, jika blog baru maka teruslah update artikel secara berkala hingga enam bulan. Pada tahap ini jangan pernah memikirkan hasil terlebih dahulu. Anggap saja seperti orang investasi, hasilnya dimasa yang akan datang. Kedua, ingat! jangan sekali-kali copi paste semua konten artikel milik blog orang. Selain menyangkut hak cipta orang juga tentu saja secara teknis akan berakibat pada hasil pencarian di search engine (Search engine results page). Ketiga, tetap optimis pasti bisa. Keempat, Bergabunglah  pada forum atau komunitas dengan minat yang sama bahkan jika sempat sesekali ikutlah berkumpul agar mendapatkan wawasan dan motivasi tersendiri. Bertemu secara langsung bersama teman-teman yang lebih dulu berhasil akan berbeda lho dibanding hanya lewat online, percayalah.

Dari keempat itu, ada satu yang lebih penting yaitu mindset untuk sukses. Apa yang harus diterapkan? Ada niat dan keinginan kuat dengan implementasi dilapangan yang lebih fokus dan konsisten. Ingat!!! Sabar....Jangan TS ya? Semoga teman-teman blogger yang baru terjun didunia blogging bisa menghalau tiga penyakit tersebut.

Salam blogger pustakawan

Posting Komentar untuk "Tiga Penyakit Blogger Pemula Ketika Menjadi Pemburu Dollar "