Catatan Kerja#46 Potensi Data Riset Kajian Bibliometrika Perpustakaan BAPETEN

Jujur, kalau melihat berapa yang memanfaatkan koleksi cetak dan jumlah pengunjung yang datang di perpustakaan tempat saya bernaung? Maka jawabannya mudah ditebak. 

Perharinya bisa dihitung dengan jari!

Tapi, kalau melihat dari sisi pemanfaatan repositori daring, misalnya saja statistik unduhnya, maka ini yang benar-benar membuat saya sumringah.

jurnal & prosiding

Kenapa? Tentu sja karena pengunjung maya yang mengunduh jumlahnya cukup banyak. Walaupun, informasi untuk setiap alasan yang mengunduh dan siapa saja yang mengunduhnya itu belum tersedia (Baca: Perlu Keterangan Alasan Untuk Lampiran Unduh pada SLiMs).

Lalu, dengan adanya sumber data dari statistik unduh itu, emang ada manfaatnya? Jelas ada dong. 

Minimal, saya bisa mengukur tingkat pemanfaatan koleksi digital yang ada dan itu bisa menjadi modal dalam pengambangan selanjutnya. 

Kalau dipikir-pikir, sejatinya itu juga bisa menjadi potensi riset tulisan untuk dikirim ke jurnal. 

Ok, data dokumen apalagi selain statistik unduh pertahun, yang memiliki potensi untuk dijadikan riset dibidang perpustakaan di tempat saya bekerja?

Saya coba list:

  • data prosiding seminar keselamatan nuklir (SKN)
  • data Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (Jupeten)
  • data prosiding Si-Intan
Nah, data-data di atas, saya fokuskan misalnya terkait kajian bibliometrika.

Dari ketiga itu, baru SKN yang sudah saya buat kajiannya dan sudah saya kirim ke jurnal internal kantor. 

Jupeten dan Si-Intan menyusul. Lagi proses. 

Posting Komentar untuk "Catatan Kerja#46 Potensi Data Riset Kajian Bibliometrika Perpustakaan BAPETEN"