Kenapa Jurnal?

Tahun 2026 (baca di sini), salah satu yang ingin saya lakukan adalah mengirim tulisan ke jurnal.

Padahal, dari dulu saya tidak pernah tertarik untuk mengirimkan tulisan ke jurnal. Biasanya saya lebih fokus sebagai penulis buku saja. Menulis blog juga. 

Kenapa sekarang ingin mengirim tulisan ke jurnal? 

Pertama, karena sejatinya saya suka menulis apa adanya dengan bahasa populer seperti buku dan blog.

Kedua, saya coba jawab dengan jujur. Saya menulis ingin memperoleh penghasilan. Menulis buku memperoleh royalti. Menulis blog dari adsense. Itu dulu ya. 

Lalu, kenapa sekarang malah ingin menulis di jurnal? Awalnya karena ada program manajemen pengetahuan di kantor. Salah satunya adalah dengan menuliskan pengalaman selama bekerja. 

Nah, karena tidak ada draft naskah dari pegawai teknis seperti tahun-tahun sebelunya, saya mulai berpikir, untuk mengisi kekosongan, kenapa tidak mencoba menuliskan pengalaman sendiri terkait bidang tempat saya kerja. Misalnya menganalisis kata kunci prosiding. Kebetulan, di tempat kerja ada penerbitan prosiding setiap tahun: seminar keselamatan nuklir.

Sebagai tindak lanjut, langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan cara mencoba menuliskan pengalaman tersebut dalam bentuk buku. Hanya saja, saya coba kirimkan ke jurnal terlebih dahulu. Setelah itu, baru saya eksplore dalam bentuk buku. Itu rencana ya.

Itu sih alasan sebenarnya. 

Seiring berjalannya waktu, ternyata mengirimkan tulisan jurnal ke instansi sendiri, konon katanya ada fulusnya. Makin semangat deh. 

Lebih jauh lagi, ketika saya mengikuti acara Uji Publik Rancangan Peraturan Menteri PANRB tentang Jabatan Fungsional di Bidang Perpustakaan, dalam draft naskah tersebut, ada syarat untuk naik jenjang jabatan pustakawan misalnya dari muda ke madya, maka harus ada tulisan yang sudah diterbitkan ke jurnal. Kira-kira begitu. Yah, anggap saja untuk persiapan. Sedia payung sebelum hujan.

Terus, sekarang apa sudah mengirim tulisannya ke jurnal? Belum, tapi draf naskah sudah siap. Tinggal kirim. 

Doakan teman, semoga lancar. Kalau teman-teman sendiri gimana? Apa saja rencana di tahun 2026?

Posting Komentar untuk "Kenapa Jurnal?"