Catatan Kerja#53 Perlunya Prosedur Promosi Perpustakaan di Media Sosial
Seminggu yang lalu, tiba-tiba WA saya dihubungi beberapa rekan kerja dari unit lain, juga termasuk atasan tentunya.
Malam hari, berlanjut ke pagi hari.
Kenapa?
Penyebabnya karena salah satu konten di media sosial Instagram yang sudah diposting, takut dianggap salah persepsi oleh pembaca.
Apalagi menyangkut hasil penelitian institusi lain. Pikiran manusia itu berbeda-beda, persepsinya pasti akan berbeda-beda. Kira-kira seperti itu.
Akhirnya, saya sesegera mungkin melakukan take down untuk kontennya.
Saya langsung laporan. "Aman sudah saya delete," ucapku melalui pesan teks WA.
Sejatinya, rekan saya hanya membuat konten IG untuk promosi konten repositori perpustakaan. Itu saja, tak lebih.
Seminggu kemudian, saya dan rekan sejawat dipanggil dan berdiskusi terkait ihwal alur konten yang diposting di media sosial IG.
Maklum, selama ini memang kita kerjakan secara autopilot berdasarkan kreativitas.
Akhirnya, saya ceritakan apa adanya dan ketemulah titik temunya.
Solusinya buat prosedur ketika hendak menaikkan konten di media sosial IG. Jadi, di dalamnya ada pembuat atau produsen konten, verifikator, penanggung jawab, dan sejenisnya.
Sebenarnya, ada official IG utama lembaga, tapi karena saya pikir belum bisa mengakomodasi, jadi, dibuatlah IG perpustakaan tersendiri. Saat itu, bertepatan dengan adanya rekan kerja baru.
Balik lagi terkait prosedur. Nantinya, prosedur ini semacam SOP atau pedoman posting konten di media sosial agar bisa sesuai dengan alurnya.
Next, ok perlu dibuat SOP-nya, tapi untuk sementara solusi cepatnya hanya membuat nota dinas kepada unit kerja terkait ketika akan memposting konten ke media sosial IG perpustakaan.
Kenapa tidak langsung? Karena membuat prosedur harus melibatkan juga dengan unit kerja lain. Jadi, setidaknya bisa buat drafnya dulu.
Dalam jangka pendek itu dulu. Kita belajar dari suatu permasalahan di lapangan agar lebih baik.

Posting Komentar untuk "Catatan Kerja#53 Perlunya Prosedur Promosi Perpustakaan di Media Sosial"