5 Pelajaran Penting Dari Suksesnya Adam Sang Pebisnis Ternak Cacing Tanah

Advertisement
Saya pernah menulis artikel tentang peluang usaha di desa. Salah satu yang perlu dicoba adalah ternak cacing tanah (Lumbricus rubellus)

Memang, kalau ternak cacing tanah, kira-kira berapa yang didapatkan perbulannya?

Pasti teman-teman tidak ada yang menyangka kalau saya sebut omzetnya hingga 300 juta. Ya 300 juta perbulan lho!!!

Eits, jangan kagum dulu. Bisnis ternak cacing tanah ini bukan tanpa proses. Pak Adam, sang pebisnis ternak cacing yang sukses ini tentunya telah melewati jatuh bangun ketika mengawalinya.
 A.A. Adam, M, ST
 A.A. Adam, M, ST - Gambar Dok.Youtube
Nah, setelah saya melihat video tayangan Kick Andy di Youtube dan membaca salah satu berita tentang kesuksesan Pak Adam di Tribunnews, saya telah merangkum 5 hal yang bisa dijadikan pelajaran penting untuk saya pribadi dan semua teman-teman yang ingin bergelut di dunia kewirausahaan.

Apa saja?

Berikut uraiannya:

1. Berani Mengambil Resiko
Nama lengkapnya Abdul Azis Adam Maulida. Terkenal dengan sebutan Adam cacing. Satu hal yang saya tak habis pikir adalah keberanian Pak Adam ketika mengambil resiko dengan memilih menjadi wirausahawan. Bayangkan, setelah 10 tahun bekerja di PT Tjiwi Kimia sebagai supervisor, pria lulusan Teknik Industri ITS ini mengundurkan diri dan fokus untuk menekuni dunia enterpreneur. Ia mengundurkan diri secara sembunyi-sembunyi. Dalam artian tidak memberitahukan keluarganya. Kapan ya saya berani mengambil resiko seperti Pak Adam? Resign PNS!

2. Belajar Dari Kegagalan
Sebenarnya sebelum sukses di bisnis ternak cacing tanah, Pak Adam ketika pertama kali resign dari perusahaan, ia menggeluti bisnis ternak belut. Konon katanya hingga mengeluarkan modal 20 juta untuk membeli belut sebanyak 2 kwintal. Apa yang terjadi? Ternyata berbisnis belut itu tidak semudah seperti dia mengikuti seminar-seminar tentang beternak belut. Semua belutnya mati. Hanya pakan belut yang tersisa, yakni cacing tanah sebanyak 4 kg.

Lantas, Pak Adam mengamati cacing yang digunakan untuk pakan belut itu ternyata justru malah bisa bertahan dan berkembang biak. Dari situlah ide datang untuk menekuni beternak cacing. Belajar dari kegagalan, Pak Adam mulai menekuni bisnis ternak cacing dari nol.

3. Wirausaha Muda
Dalam wawancara di program televisi Kick Andy, ketika ditanya mengapa berani mengambil resiko dengan mengundurkan diri bekerja diperusahaan besar dan fokus menjadi pebisnis? Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini mempunyai pandangan bahwa berwirausaha harus dilakukan ketika masih muda. Sehingga masih ada kesempatan untuk bangkit ketika terjadi kegagalan.

4. Terus Belajar 
Fokus jadi pebisnis ternak cacing tanah dari nol, Pak Adam mempunyai motivasi untuk terus belajar. Ia banyak belajar tentang ternak cacing dari buku dan otodidak dengan praktek secara langsung dilapangan.

5. Menularkan Ilmu Ternak Cacing
Pak Adam bukanlah orang sukses yang pelit ilmu. Buktinya, ia banyak memberikan pelatihan ternak cacing kepada masyarakat disekitarnya. Ia mengajak masyarakat sekitarnya untuk beternak cacing. Ia juga mengembangkan sistem plasma. Siapapun masyarakat yang bergabung dengannya akan mendapat pelatihan ternak cacing. Kemudian Pak Adam akan membeli hasil panen cacing dari setiap anggota plasma. Dalam satu hari ada sekitar 100 orang yang belajar ternak cacing.

Kelebihan Ternak Cacing Tanah:
  • Modal minimalis. Pak Adam hanya membutuhkan sekitar Rp 200.000 untuk membeli indukan cacing. Selebihnya hanya membeli kayu ukuran 40 cm x 50 cm yang ditumpuk hingga 12 tingkat
  • Tidak memerlukan lahan luas
  • Hewan hermaprodit cepat berkembang biak
  • Pakan ternak hanya dari limbah rumah tangga maupun limbah pasar
  • Mempelajari ternak cacing mudah. Tingkat keberhasilan hingga 100%
  • Belum menemukan penyakit atau hama yang menggangu pertumbuhan cacing
  • Pasar luas seperti para peternak perikanan, pengusaha unggas bahkan untuk farmasi
  • Kotoran cacing untuk pupuk organik yang bisa dijual

Profil Abdul Aziz Adam Maulida, ST
Abdul Aziz Adam Maulida, ST
Abdul Aziz Adam Maulida, ST - Gambar Dok. Agro Media
Buku Ternak Cacing Tanah:
Judul: Usaha Ternak Cacing Tanah - Lumbricus rubellus
ISBN: 9789790024335
Penulis: Rony Palungkun
Penerbit: Penebar swadaya
Tahun Terbit: 2011 

Budi Daya Cacing Tanah Unggul Ala Adam Cacing
Penulis: Abdul Aziz Adam Maulida, ST
Ukuran: 15 x 23 cm
Tebal: vi + 94 hlm
Penerbit: AgroMedia Pustaka
ISBN: 979-006-533-7

Artikel-Artikel Tentang Cacing Tanah:
  • Budidaya Cacing Tanah Oleh Ristek
  • Budidaya Cacing Tanah Dengan Pakan Sampah Organik oleh menlh.go.id
  • Makan dan Budidaya Cacing dan Jangkrik oleh MUI
  • Cacing Tanah Bala Bantuan di Saat Krisis oleh Anton Waspo
  • Keranjang Cacing oleh Tim Kemah Hijau SMAN 1 Gondang Mojokerto 
  • Produksi Pupuk Organik Kascing (Bekas Cacing) Dari Limbah Peternakan dan Limbah Pasar Berbantuan Cacing Lumbricus Rubellus oleh Adi Prasetyo & Eliza Putra
  • IbM Kelompok Tani Ternak Desa Selorejo Wonogiri Pemanfaatan Pekarangan untuk Usaha Budidaya Cacing Tanah melalui Sentuhan Ipteks Sederhana oleh Engkus Ainul Yakin, dkk
  • Pertumbuhan Tiga Spesies Cacing Tanah Akibat Penyiraman Air dan Pengapuran Yang Berbeda oleh Being Brata
Silahkan download disini semua artikel cacing tanah (PDF, 3.11 MB) 

Untuk video-video tentang beternak cacing tanah, silahkan cari di Youtube. Salah satu channel Youtube tentang cacing tanah punya Pak Adam AK Organik misalnya dibawah ini: 



Salam,
Pustakawan Blogger

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "5 Pelajaran Penting Dari Suksesnya Adam Sang Pebisnis Ternak Cacing Tanah"