Wisata Literasi Islami, Asyiknya Berkunjung Ke Islamic Book Fair 2019

Advertisement

"Alhamdulillah, ramai banget," celoteh temanku.
"Gak, kalahlah sama pameran otomatif," sambung temanku lagi.
"Masa sih?," tanyaku penasaran.
"Iya, bener," temanku meyakinkanku.

Saya pun mengangguk-angguk, pertanda setuju, takjub. "Luar biasa," gumamku dalam hati. Syukurlah, event-event seperti ini yang harusnya ramai dikunjungi oleh generasi muda penerus bangsa. Walaupun menurut The World’s Most Literate Nations (WMLN) terkait peringkat literasi, Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara, sedih memang, tapi dengan melihat sendiri kondisi ramainya pengunjung di Pameran buku Islam 2019 atau Islamic Book Fair (IBF) 2019 ini membuktikan bahwa sejatinya mereka, anak-anak antusias dengan dunia literasi.

Islamic Book Fair 2019

Memang, untuk membumikan literasi itu perlu dukungan berbagai pihak. Mulai dari keluarga, masyarakat lingkungan sekitar, sekolah termasuk para gurunya, pustakawan, dan lain sebagainya. Saya melihat sendiri ketika mengunjungi IBF 2019 ini sangat menarik. Pertama, saya melihat siswa-siswa dari berbagai sekolah yang diajak oleh guru-gurunya atau ustad mereka. Mungkin, semoga saja ada juga pustakawan yang mengajak para pemustakanya. Kedua, pada saat saya berkunjung itu, hampir sebagian besar pengunjungnya adalah anak-anak sekolah. Jujur, saya senang melihat upaya mereka mengenalkan pada bahan bacaan sejak dini.

Oleh karenanya, tepat sekali jika tema pada Islamic Book Fair 2019 ini kali ini bertema: "Literasi Islam Untuk Kejayaan Bangsa." Mari umat Islam semuanya kita bahu-membahu untuk meraih kejayaan kembali dengan bahan bacaan yang berkualitas. Dimulai dari peran orang tua yang mengenalkan aktivitas membaca, mengenalkan literasi dengan menjadi contoh secara langsung. Orang tua, dalam hal ini harus menjadi teladan, contoh di depan anak-anaknya untuk selalu membaca.

Salah satu gangguan yang kerap kali terjadi terkait menjadi contoh secara langsung adalah smartphone. Sering kali orang tua, mengabaikan anak-anaknya, sementara dia asyik bermain smartphone. Apapun alasannya, mari kita bangun, berikan contoh kepada mereka dengan membaca buku di depan mereka. Apalagi untuk anak-anak kita yang masih kecil.

Acara Islamic Book Fair (IBF) ke-18 ini diadakan Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Mulai pada tanggal 27 Februari sampai 3 Maret 2019. Harga tiketnya murah. Cuma Rp. 10.000.
Tiket Islamic Book Fair 2019
Tiket Masuk Islamic Book Fair 2019, Hanya Rp.10.000
Jadwal lengkap bisa dibaca langsung via situsnya ya: http://islamic-bookfair.com. Buruan mumpung masih ada 2 hari lagi. Sabtu dan minggu libur. Gunakan moment ini untuk berwisata edukatif bersama keluarga. Wisata education, wisata literasi Islami. Kalau tidak sempat, ya setidaknya belikan oleh-oleh buku untuk anak-anak kita.

Mau tahu keseruan saya berkunjung ke Islamic Book Fair 2019? Tonton videonya dibawah ini ya:

 

Salam,
Pustakawan Blogger

Advertisement

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Wisata Literasi Islami, Asyiknya Berkunjung Ke Islamic Book Fair 2019"