PNS Itu Sebenarnya Berada di Zona Tak Nyaman

Advertisement
Banyak yang bilang bahwa PNS itu termasuk dalam pekerjaan zona nyaman. Saya sendiri menganggap tidak seperti kebanyakan orang. Justru PNS itu sebenarnya termasuk berada dalam zona tak nyaman. Kenapa demikian? Zona nyaman menurut saya adalah ketika seseorang berada dalam keadaan keuangan yang aman. Dalam artian tidak lagi merasa khewatir dengan kondisi keuangan untuk segala hal. Tidak lagi mengharapakan gaji dan tunjangan, tidak lagi menghutang sana-sini. Pendek kata, tidak lagi terlalu mengharapkan dengan yang namanya uang karena merasa semua sudah terpenuhi. Memang, uang bukan segalanya tapi kita butuh uang menjalani hidup ini.

PNS Itu Sebenarnya Berada di Zona Tak Nyaman
Jika kita mau merenungi, pada hakekatnya tingkatan tertinggi untuk mencapai zona nyaman itu harus terus belajar menysukuri dengan apa yang diberikan oleh Allah, SWT (baca: 5 Tingkatan Nikmat Yang Harus di Syukuri Agar Selalu Berbuat Kebaikan). Akan tetapi, salahkah bila kita sebagai umat muslim tetap berkeinginan untuk menggapai zona nyaman dengan cara menjadi orang yang berharta? Tentu tidak bukan? Yang tepenting adalah ketika diberikan amanah harta oleh yang maha kuasa, maka harta tersebut harus kita gunakan untuk jalan kebaikan. Memang apa saja jalan kebaikan untuk membelanjakan harta itu? Banyak. Misal membangun pondok pesantren, mambangun sekolah gratis, membangun panti anak yatim piatu, membangun rumah sakit, memberikan beasiswa, dan lain sebagainya.

Rasa syukur memang wajib hukumnya karena itu adalah pondasi untuk hidup bahagia. Ketika ada seseorang mengucapkan harta bukanlah segalanya, lebih baik sehat daripada banyak harta akan tetapi sakit. Maka, secara tegas saya tidak sependapat dengan orang tersebut. Ketika kita ingin memilih maka, pilihlah yang benar-benar baik sesuai harapan kita. Bukankah akan lebih baik jika kita berdo'a dan berpikir lebih baik sehat kemudian banyak harta?

Kembali tentang PNS. Secara jelas pekerjaan yang satu ini adalah pekerjaan yang bisa dikatakan zona tak nyaman. Saya mengatakan demikian karena meilhat fakta yang ada berdasarkan kasus teman-teman PNS atau bahkan pengalaman sendiri. Saya mengatakan demikian bukan berarti saya tidak mensyukuri dengan apa yang diberikan Allah, SWT. Justru saya ingin menjadi orang yang berada di zona nyaman yang sebenarnya. Toh ketika kita berusaha, Allah jualah yang akan mengabulkan atau tidaknya.

Boleh saja PNS digandrungi oleh banyak orang karena dianggap pekerjaan yang aman dalam artian tidak mungkin terkena PHK kecuali jika negara ini hancur. Juga, boleh saja PNS dianggap pekerjaan yang terlihat asyik karena ketika di hari tua, maka akan mendapat pensiun sehingga tidak perlu memikirkan apa-apa lagi kecuali fokus ibadah. Akan tetapi, benarkah ini adanya?

Mungkin teman-teman PNS berpikir, jika PNS dianggap sebagai pekerjaan yang termasuk ke dalam zona tak nyaman, mengapa sampai sekarang si penulisnya masih menjadi seorang PNS (hehehehe). Harusnya ketika berpendapat demikian, maka harus konsisten dan dibuktikan dengan kenyataan dilapangan. Idealnya sekarang seharusnya bukan lagi menjadi seorang PNS. Tenang teman-teman PNS dimanapun berada. Sejatinya sayapun menginginkan demikian. Bukan berarti saya omdo, proses selama menjadi PNS ini yang harus saya harus nikmati. Tunggu saja....hehehe. Yang penting tetap bersyukurkan?

Lantas bagaimana untuk menggapai zona nyaman? Maka, berbisnislah. Itu yang sekarang sedang saya lakukan. Ingat bisnis yang halal tentunya!!!

Salam pustakawan blogger

Advertisement

Artikel terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PNS Itu Sebenarnya Berada di Zona Tak Nyaman"